Sabtu, 18 Juni 2011

Story about X-2

Ten-two in madoe
Ini adalah kisah anak-anak yang akan Mewarnai kelas yang tidak begitu populer dikelas-dikelas lain, yah…bisa dibilang biasa aja….bersih??? ngga pernah, tenang??? Never…pokoknya parah banget niey kelas tapi ngga parah-parah banget… kisah mereka yang akan membuat semua itu tak berarti….mau tau bagaimana kisahnya…baca sendiri…..=)
Ceriata dimuali dari saat awal masuk sekolah. Semua anak-anak telah bekumpul dihalaman depan, menunggu…menunggu…dan menunggu, entah apa yang mereka tunggu. Mereka adalah calon siswa SMA N 52, sekolah yang terletak di jakarta utara dan berada di tengah-tengah markas konteiner yang artinya..timur, tenggara, selatan, barat, barat daya, barat laut, utara dan timur laut pasti ada Konteiner. Jadi jangan heran kalo ada kecelakaan di deket-deket situ…
Setelah lama menunggu akhirnya tibalah saat mereka memasuki sekolah itu dengan langkah mereka. Mereka semua dikumpulkan di lampangan dan berbaris dengan rapih, tapi kelihatannya sama sekali tidak rapih. Mereka seperti semut-semut yang mengerubungi gula..(kalo diliat dari atas), lalu ada seorang bapa-bapa naik keatas mimbar dan mulai berpidato, ternyata dia adalah Kepala Sekolah disini. Nama’y pak Syafrudin, pidatonya lama banget sampe pada kekeringan gitu…
Selesai pidato, pa syafrudin membagi-bagikan kelas untuk mereka semua. Satu per satu nama disebutkan dimulai dari kelas x1 sampai x7 dan yang namanya tidak disebutkan masuk di x8, mereka langsung berteriak “yaahhh…”. Setelah pembagian kelas, mereka semua disuruh masuk kekelasnya masing-masing. Dan dari sinilah cerita anak-anak x2 dimulai.
Saat mereka sedang asiknya mengobrol, ada beberapa orang yang masuk kekelas itu. Mereka adalah anak osis yang akan menjadi PJ x2. Lalu mereka memperkenalkan diri mereka stu-persatu, di mulai dari cowo tinggi “nama saya fadli, saya dari kelas XII-IP. _”, lalu cewe yang kulitnya putih banget “saya nana dari kelas XI-IP._”, dan yang terakhir 2 cewe yang pake kerudung “nama saya nopi saya dari kelas XII-IP_”,”dan saya ami, dari kelas XII-IP-“. Dan begitulah akhirnya perkenalan mereka.
Setelah mereka memperkenalkan diri, ka fadli menyuruh anak-anak muridnya memperkenalkan diri dari nama dan asal sekolah. Dimulai dari depan paling ujung kanan (tempat duduk yang sekarang, yang dulu dah lupa posisinya).
“nama saya Muhammad Yusuf, saya dari SMP______”
“nama saya Teza Nugroho Alaudin, asal sekolah dari SMP ______”
“saya Rizky Abdi Fauzan, dari sekolah SMP ______”
“saya Armelia Safira, asal sekolah dari SMP _____”
“saya Dinda Risky, dari SMP ______”
“nama saya Taufik Ilham Husein, dari SMP _____”
“saya Huswatun Hasanah, dari SMP _____”
“saya Arip Arsa Jaya, dari SMP ________”
“saya Muhammad Risky, dari SMP ________”
“saya Salomo Partogi
“saya Juwita Marina
“nama saya Nadia Anggit Pratiwi
“saya Tri Wahyuningsih
“saya Nelly Purnama Sari
“saya Indah Saidah
“saya Haq Chipta Audini
“nama saya Denis Putra Nanggala
“saya Andre Handa Saputra
“saya Siti Mulya Meiyana Sari
“saya Windy Shashi Andini
“saya Dwi Noer Bayti
“saya Nita Juniarsih
“saya Annisa Sintia Wati Hapsah
“saya Elisa Andri Hidayat
“saya Nusaibah Afifah
“saya Zulfa Kurnia
“saya Roslina
“saya Dita Amelia
“saya Rivaldi Bachtiar
“saya Alvin Syafridal
“saya Fitri Nuriah Wati
“saya Soffiya
“saya Raka Febri Saputra
“saya Muhammad Amrullah
“saya Octa Fileni
“saya Alif Imam Santoso
“saya Firmanda Danu Trihatmojo
“saya Bayu Dwi Prakoso
“saya Cakra Ikhas Firmana
Setelah semua sudah perkenalan, lalu ka fadli menyuruh kami untuk membuat yel-yel khusus kelas. Setelah itu kami disuruh menampilkannya dilapangan didepan semua anak kelas X.
MINGGIRLAH-MINGGIRLAH KELAS X-2 MAU LEWAT
JALANNYA TEGAP-TEGAP BADANNYA SEXI-SEXI
KARENA TIAP HARI SENAM PAGI
…………………………………………………………………………………………………(mav sudah lupa liriknya)
Begitulah yel-yel kami, yang dibuat dari teman kami Dhini dan bantuan dari kakak PJ kami. Kami menampilkannya dengan penuh semangat dan kami menggunakan teman kami yang bernama Teza sebagai contoh di yel-yel kami. Walaupun kami sudah berusaha, ternyata yel-yel kami bukan yang terbaik. Walaupun begitu kami tetap senang bisa menampilkannya didepan ketua Osis 52.
Saat hari kedua MOS, salah satu teman kami yang menciptakan yel-yel X2 Dhini ulang tahun. Saat itu dia dikerjai oleh kakak PJ kami dia hampir menangis saat itu. Tapi tangisannya itu berubah menjadi kebahagian yang tak terlupakan olehnya.
Lalu saat Demo Ekskul, kelas kami kedatangan beberapa kakak kelas yang akan mendemokan ekskulnya. Mereka datang dengan pakaian yang tidak rapih, dan masuk tanpa permisi. Ka Fadli langsung marah melihat mereka dengan seenaknya masuk tanpa ijin kekelas kami.
Ka Fadli langsung memarahi mereka. Tidak terima dengan perlakuan Ka Fadli, salah satu dari mereka marah dan mengeluarkan kata-kata kasar. Kami semua kaget melihat kejadian itu, ada beberapa diantara kami yang menangis karena dibentak. Mereka pun berkelahi, Ka Fadli bilang untuk menyelesaikannya diluar. Setelah mereka keluar, kami semua terdiam. Dan beberapa saat kemuadian mereka datang dengan senyuman diwajah mereka. Ternyata mereka hanya pura-pura berkelahi, begitulah cara anak teater mendemokan ekskulnya. (GUBRAK…!)
Setelah itu mereka pun pergi dari kelas kami. Saat penampilan yel-yel kami berusaha untuk menampilkan yang terbaik, tapi ternyata kami tidak sebaik apa yang kami usahakan. Kami kalah tapi itu bukan masalah karena kelahan adalah awal dari kemenangan.
Setelah MOS berakhir kami belajar efektif, wali kelas kami Bu Irna adalah wali kelas yang yaahhh…lumayan lah, dia mempunyai ciri khas yaitu pakaian yang semua warnanya sama. Kadang merah, biru, putih.. tapi dia tidak pernah menggunakan warna hitam.
Dia selalu membanggakan kelas x1, karena dia adalah mantan wali kelas x1. Tapi kami tetap sayang sama wali kelas kami.
Kehidupan kami di kelas X2 sangat lah menyenangkan dengan adanya anggota OVJ yang agak ga jelas dan bu Sri yang kalo ngajar juga ngga jelas. Semua anak kelas x2 dipasang-pasangkan sama bu sri. Danu dengan Atun, Alif dengan Tri, Bayu-Octa (yah walaupun sekarang dia dengan Dwi dan Octa dengan Cakra), Nadia dengan Andre. Karena cwe’y kebanyakan jadi ada 4 orang yang ngga dapat pasangan yaitu Nita, Afifah, Nelly dan Soffiya.
Semester pertama kami lewati bersama, walaupun teman kami Raka pada semester ini sering membolos sekolah dan akhirnya dia kena skors oleh sekolah. Tapi sekarang dia sudah hampir sadar atas dosanya. Dan saat teman kami zulfa ulang tahun kami sepakat untuk mengerjainya pada saat pelajaran Elmo.
Awalnya rencana kami hampir saja gagal karena waktu yang tak mendukung. Dua orang teman kami menyiapkan kue untuk zulfa, yah walaupun kuenya hanya 5 buah roti dengan diolesin coki-coki dan ditaburi dengan permen marbels. (yah lumayan kreatif lah…dari pada ga da..hehehe..=>).
Dan yang lain menonton zulfa dikerjai oleh Miss Eksi. Setelah bel pulang sekolah, kami semua lagsung berteriak mengucapkan selamat ke zulfa dan memberikan kuenya. Walaupun agak berantakan dia sangat senang dengan pesta kejutan yang kami buat. Dan keesokan harinya kami semua ditraktir makan mie ayam pak kumis oleh zulfa. (hehehe….kenyang..kenyang..kenyang..).
Liburan semester pertama anak x2 pergi ke vilanya Armel di Ciawi, Bogor tepatnya di kaki gunung salak, Sukabumi.
Kami liburan disana karena ingin mengisi liburan yang lumayan panjang karna kelas XII akan menghadapi ujian nasional.
Disana kami banyak mengalami suka yahhh walaupun ada duka nya, contohnya pas kita karokean sempet mati lampu gitu, bayangin aja jam 11an malem mati lampu gimana kita ga merinding coba haha . Dah gitu temen kita banyak yang mecahin gelas (contohnya bayu dan alvin) mana kekurangan makanan pokoknya susah bareng-bareng deh kita disana.
Terus dilanjutin paginya kita hiking ke air terjun yang ada digunung salak. Sumpah itu tuh bikin kita cape banget mana kita kekejar-kejar waktu untuk solat jum’at jadi kita ga bisa istrahat. Tapi pas uda sampe ketempat air terjunnya rasa cape yang bener-bener cape hilang seketika dengan melihat keindahan air terjunnya. Semua langsung pada berenang padahal ga ada satupun yang bawa baju ganti tp tetep nekat. Terus juga dalam perjalanan banyak bgt temen kita yg kena lintah (contohnya denis, raka, alvin, ucup, bayu, danu, dinda, cakra, ojan, pokonya banyak hampir semuanyalah yang ikut).

(mav ya cerita’y kita potong).
Sebentar lagi kenaikan kelas dan saat terakhir ini kami sangat merasakan indahnya kebersamaan kami selama setahun ini. Sebelum ambil rapor, 52 mengadakan lomba yaitu catur, tenis meja, voli, biulu tangkis dan futsal. Kelas kami sekarang unggul di permainan voli, futsal dan bulu tangkis. Mungkin karena para pemainnya yang hebat atau karena suporternya yang supert heboh. Tapi semoga saja kelas kami sekarang bisa menang dan Bu Irna bisa bangga dengan kelas kami, karena beberapa bulan yang lalu kelas kami tak pernah menang.
Awal pertandingan kelas kami menang dalam pertandingan futsal, voli dan bulu tangkis. Alhamdullilah kami bisa menang melawan kelas x lain. Dan kelas x2 mempunyai suporter yang berisik.
Saat bertanding futsal melawan x6, kami menang dengan nilai 9-1 nilai yang cukup lumayan. Tapi saat pertandingan hampir berakhir, terjadi keributan antara suporter x2 dengan pemain x6. Entah karena apa salah satu dari pemain x6 marah dan berkata “weeh temen lu tuh udah ngambil sepatu temen w”. (oooh…come on, kalo udah kalah ya kalah aja ngga usah bawa” sepatu, lagian sapa juga yang mau ngambil sepatu kaya gitu….).
Setelah itu kami kembali bertanding voli melawan x7. Babak pertama kami unggul dengan skor 25-16, dan saat babak kedua x7 mulai bangkit dari awal kekalahannya. Mereka terus mengejar, tapi akhirnya kami tetap menang dengan skor 25-22.
Dan sekarang pertandingan futsal cewe, kelas kami melawan x8. Pertandingan berlangsung seru walaupun cuaca sekarang tidak mendukung dengan turunnya hujan. Kami kalah melawan x8 dengan skor 1-2. (yah tak apa..)
Setelah bertanding futsal, kami bertanding voli melawan x7, pertandingannya tidak terlalu seru karena para pemainnya hampir tidak bisa bermain voli. Dan kebanyakan mereka mendapat nilai karena melakukan serven. Tapi walau begitu kelas kami menjadi pemenangnya. Dan nanti kelas kami akan bertanding melawan x8, semoga saja kami bisa membalas kekalahan kami di pertandingan ini. (amiiin…=>).
Ternyata kelas kami bertanding melawan x6, setelah x6 menang dalam melawan kelas x8. Kami kalah dengan skor babak ke 3 13-15. Yaah,,,tak apalah, itu hanyalah pertandingan menang kalah biasa. Setelah kalah melawan x6, 2 orang teman kami Dinda dan Roslina menyalahkan diri mereka. Mereka menggap kekalahan x2 karena mereka. Padahal permainan mereka bagus.
Setelah beristirahat, kami naik ke lantai 3 untuk membersihkan kelas kami. Selesai membersihkan kelas, kami membicarakan rencana liburan kami ke vilanya Armel lagi. Yang ikut lumayan banyak ada sekitar 24 orang, tapi diantaranya tidak pasti. Semoga saja semua bisa ikut.
Saat membicarakan rencana liburan kami, anak x1 datang. Dan tiba-tiba mereka marah karena mengira kami mengambil kursi-kursi kelas mereka. Mereka bilang “weeh….kalo mau menang jangan gini dong caranya, ga usah berantakin kelas kita.” (mav kalo agak sedikit berbeda..=>). Mereka langsung memasang muka yang jutek. Padahal kami ngga berantakin kelas mereka. Kalo kami mau menang kami ngga akan melakukan cara yang aneh kaya gitu.
Sepertinya banyak yang ngga suka sama anak-anak x2. Apa mungkin karena kekompakan kami??(hehehe;p), atau karena (Alhamdulillah..) kami banyak memenangkan pertandingan???. Entahlah…mereka hanya sirik, sirik itu tanda tak mampu. Heheheehe..;p.
pertandingan voli melawan XI Ips _, kami kalah dan futsal pun begitu. tapi saat bertanding futsal skor seri dengan nilai 3-3, dan saat finalti kami kalah. tak apalah kami kalah yang penting kami sudah berusaha. dan semua ini berkat kapten futsal kami Denis Putra Nanggala.
hari senin kami berangkat ke vila Armel dengan menggunakan bis TNI. diperjalanan menuju vila sangat menyenangkan, teman kami Yana memotret kami semua. kami bercanda di sepanjang perjalanan. dan akhirnya sampailah kami di vila Armel, beberapa dari kami lagsung mendirikan shalat dan yang sedang tidak shalat langsung membuat mie instan untuk makan malam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar